Penerbit : Yayasan Obor Penulis : Oscar Wilde Harga : Rp. 8.000,- Sembilan dongeng khusus ini dibuat oleh Oscar Wilde untuk dua orang putranya sendiri, Vyvyan dan Cecil,antara lain Pangeran yang selalu bahagia, kisah orang yang tidak bahagia kelihatan dirinya; Raksasa yang Egois; kisah tentang orang yang belajar menyukai anak-anak kecil; dan Anak BIntang, kisah tentang anak muda yang menderita cobaan hidup yan pahit ketika diusir oleh kedua orang tuanya... Semua dongeng ini sering kali terasa aneh dan kadang-kadang menyedihkan. Daya tarik dongeng klasik ini ada pada puisi dan mantra yang terkandung didalamnya. Selamat mendongeng untuk putra-putri Anda, karena banyak pesan yang bisa diambil dari buku ini.
SATU-SATUNYA YANG LEBIH LUAR BIASA DARI MENCINTAIMU ADALAH KETIKA TAHU KAU JUGA MENCINTAIKU. *** SEDUCE ME LIKE YOU’RE TRYING TO GET A PROMOTION Setelah cukup lama nyaman dengan status single -nya, akhirnya Soleram Anand jatuh cinta lagi. Kabar buruknya, dia jatuh cinta dengan bosnya sendiri. Tak hanya cerdas dan penuh semangat, Jiro Amadeus Vimana juga memiliki aura seksi yang membuat jantung Sol berdebar hebat. This is really unprofessional . Makanya, satu-satunya cara supaya tak kehilangan respek dari teman-teman sekantor adalah dengan mengubur perasaan itu dalam-dalam dan fokus dalam pekerjaan barunya. TREAT ME LIKE I’M THE COMPANY’S BIGGEST CLIENT Yang Jiro inginkan adalah menjalani jabatan sebagai direktur Toybox sebaik mungkin, sekaligus berharap suatu saat papanya akan berhenti memandangnya sebelah mata. Dia juga ingin Toybox rutin memproduksi plush toy dengan karakter orisinal, yang suatu saat bisa dijual lisensinya secara internasional. Ambisi besar it...
Beberapa waktu lalu, saya bertemu dengan seorang wanita yang sudah berusia 92 tahun, tetapi masih aktif menjabat sebagai pengurus di sebuah Yayasan. Wanita yang tubuhnya sudah ringkih tetapi semangatnya masih menyala-nyala ini biasa dipanggil Eyang Sutono (nama sebenarnya dirahasiakan demi keamanan negara..halaah..hehhe...). Beliau menjadi salah satu klien saya dalam suatu penandatanganan akta (aktanya juga rahasia hi hi hi..). Saya sungguh salut sama Eyang Sutono. Meski usianya sudah sepuh banget, tetapi dia masih punya semangat yang tinggi. Dia mengaku rajin berolahraga dengan jalan kaki di pagi hari dan tak lupa meminum vitamin. Eyang Sutono juga sangat ramah. Dia menyapa setiap tamunya dan ketika kami disuguhi roti, kami harus membawanya pulang. Teh botol yang ia siapkan juga harus habis diminum, tak boleh ada yang tersisa. Sungguh Eyang yang ramah dan murah hati. Eyang Sutono lagi sign akta. Foto ini diambil di rumah Eyang Sutono. Di sisi Eyang, adal...
ih makasih ya udah dipajang mbak sayang :D
BalasHapusLike it...
BalasHapus