Segengam daun di tepi La Seine


Penulis : Wuwun Wiati S
Penerbit : GPU
harga : Rp.45.000,-
Stok : 1
kondisi baru, lepas segel
Pesan via tokobukustroberi@yahoo.com 

sold to Ranitya
 


Hidup di Paris menjadi tak sama lagi sejak Ajeng menemukan sebentuk cincin di balik segenggam daun. Bahasa, makanan, dan budaya yang berbeda menjadi kesehariannya yang baru. Ajeng mulai menikmati semuanya di samping Yves tercinta.

Tapi, satu per satu masalah datang. Ajeng berkali-kali goyah akan kesiapannya menikah dengan Yves. Belum lagi godaan yang datang dari sosok flamboyan, si ganteng Alain. Sifat Alain yang antiterikat dan spontan terasa lebih sesuai bagi Ajeng. Di antara Menara Eiffel, Moulin Rouge, pantai nudis, sampai swinger club, bisakah Ajeng mengontrol dirinya dan tetap setia?



Segenggam Daun di Tepi La Seine mengajak pembaca ikut dalam usaha Ajeng menjadikan Prancis sebagai negara keduanya. Dia tidak hanya mengunjungi Kota Cahaya tetapi juga berkenalan dengan bayangannya
seperti Klub Libertin. Un beau roman!
—Johanna Lederer, Présidente de l'association franco-indonésienne
Pasar Malam Paris


A-must-read-novel. Kisah cinta pasangan beda bangsa yang membuat saya deg-degan dan gemas, sekaligus sambil berpetualang ke tempat tabu yang tak ditemui di Tanah Air.
—Inda Duzih-Pitkanen, Pendiri dan Ketua Komunitas Kawin Campur

Novel yang berbicara tentang cinta, kesetiaan, dan latar belakang keluarga. Mengingatkan kita bahwa sejatinya untuk menyayangi pasangan hanya terjadi bila kita mencintai diri sendiri.
—Ajeng Raviando, Psikolog dan Pengasuh rubrik “Ask Ajeng” dan
Konsultan berbagai acara talkshow televisi.


Novel populer yang mencoba menjembatani perbedaan budaya Indonesia dan Prancis. Kisah yang menarik dan membuat kita sadar bahwa dunia tidak selebar daun kelor.
—Lenah Susianty, Penerjemah dan Pendiri Aliansi Jurnalis Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rate My Love

Love Trip

Tarzan Kota